Usaha Lampung Jadi Ibukota RI Tinggal Tunggu Surat Resmi Gubernur

0
2869

Bandar Lampung – Sejumlah elemen dan tokoh masyarakat menunggu langkah Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk mengajukan secara tertulis kesediaan Lampung jadi ibukota pemerintahan RI kepada Presiden Jokowi.

Selama ini, Arinal telah menyatakan secara lisan mendukung gagasan yang diinisiasi Dr. H. Andi Desfiandi Alfian, SE, MA dan kawan-kawan sehari setelah dilantik menjadi gubernur Lampung di Mahan Agung.

Di tempat yang sama, akhir bulan lalu, Minggu (30/6), Arinal bahkan menyampaikan keunggulan kompetitif-komparatif geostrategi Lampung sebagai calon pusat pemerintahan negara kepada Menhub Budi Karya Sumadi. 

Masyarakat Lampung menunggu langkah resmi Gubernur Arinal untuk mengajukan secara tertulis kesiapan Lampung menjadi pusat pemerintahan RI, kata Muzamil Jayamahe, salah satu anggota Tim Panja DKI Lampung kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (5/7). 

Praktisi infrastruktur Ir. H. Ginta Wirya Senjaya mengingatkan agar Lampung jangan sampai “ketinggalan kereta”. 

“Semoga Pak Gubernur dan anggota DPR-RI asal Lampung gak kehilangan momentum lagi,” tulis Ketua APBAI (Asosiasi Pengusaha Batu Andesit Indonesia) Lampung.

Andi Desfiandi Alfian memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas afirmasi dukungan Gubernur Arinal yang akan turut memperjuangkan sepenuhnya pengusulan Lampung jadi pusat pemerintah baru RI. 

“Semoga Pak Gubernur bisa segera mengambil langkah-langkah strategis dalam mewujudkan hal tersebut,” harap salah satu Ketua DPP Apperti (Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia) itu.

Dengan adanya surat resmi gubernur ke presiden, alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lampung tahun 1981 dan ketua DPD Partai Golkar Lampung itu Lampung masuk dalam studi literatur Kementerian PPN/Bappenas prapenetapan lokasi terpilih. 

(1). Lampung memiliki potensi yang mencirikan sebagai ibu kota negara maritim, 
(2). Tidak jauh dari Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis, 
(3). Aksesibilitas dan keberagaman pilihan moda transportasi Lampung ke Jakarta dan atau sebaliknya.

(4). Lampung lumbung pangan Indonesia dan lumbung ternak untuk Sumatera dan DKI Jakarta serta masuk 10 besar nasional.
(5). Semua suku bangsa Indonesia yang mencerminkan penyesuaian budaya, sosial, dan politik Indonesia dengan tingkat keterbukaan masyarakat tinggi. (6). Potensi Gunung Anak Krakatau yang berjarak sama dari ibukota Jakarta, ke Gunung Krakatau. (7). ketersediaan lahan milik negara yang diusulkan berada di timur dan tenggara arah selatan Lampung yang relatif minim risiko bencana alam terutama gempa bumi dan tsunami.  (Hms)