Warga Binaan Anak Gantung Diri Karena Jarang Dikunjungi Orang Tuanya

Kadivpas Kemenkumham Lampung Farid Djunaedi menjelaskan adanya seorang anak warga binaan LPKA Bandarlampung tewas, karena jarang dikunjungi keluarganya.

Bandarlampung – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Lampung Farid Djunaedi mengungkapkan tewasnya seorang anak warga binaan di┬áLembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandarlampung karena jarang dikunjungi oleh orang tuanya.

“Setelah kami dalami sejak di Menggala, ternyata dia frustasi karena dia jarang dikunjungi orang tuanya,” kata Farid, di Bandarlampung, Rabu.

Dia menyatakan pula bahwa DS (16), warga binaan kasus narkotika tersebut merasa sudah tidak mempunyai orang tua lagi lantaran ia jarang dikunjungi. Ia juga merasa tidak mendapatkan perhatian seperti warga binaan lainnya.

“Karena jarang dikunjungi, jadi dia merasa seperti ditinggalkan tanpa kasih sayang,” kata dia lagi.

Farid menambahkan persoalan tersebut telah selesai. Orang tua dari warga binaan itu telah menerima dan anaknya telah dimakamkan di Menggala, Tulangbawang.

“Kemarin sudah selesai orang tuanya sudah menerima dan anaknya sudah dimakamkan. Saya berharap ke depan tidak terulang lagi hal seperti itu, dan untuk orang tua diharapkan dapat menjenguk anaknya, serta para pegawai LPKA sering memberikan perhatian kepada warga binaannya,” kata dia lagi. (Ant)

Bagikan