Warga Pesawaran Lampung Jadi Korban Dugaan SPBU Jual Minyak Oplosan Yang Merusak Kendaraan

0
522

Gambar : ilustrasi

Pesawaran, etalaseinfo.com – Warga Pesawaran Lampung Jadi Korban Dugaan SPBU Jual Minyak Oplosan Yang Merusak Kendaraan, Hal ini tentu saja dikeluhkan warga setempat, bagaimana tidak, warga bumi Andan Jejama ini meminta pihak terkait, dalam hal ini Polisi dan DPRD agar bisa mengusut hingga tuntas prihal dirinya jadi korban BBM oplosan yang di jual pada beberapa SPBU di wilayah kabupaten setempat.

Hal itu diungkapkan RN salah satu warga Desa Bernung, Kecamatan Gedung Tataan, Pesawaran.
” Kami minta pihak terkait bisa segera bertindak, sebab diduga SPBU di Pesawaran ini telah menjual BBM oplosan. Kalau hal ini terus dibiarkan yang dirugikan tentu saja kami para konsumen,” tegasnya, Rabu (11/9/2019).

Dia meminta para penegak hukum dan DPRD agar bisa melakukan pemeriksaan dan menindak pelaku dugaan pengoplosan BBM ini dengan tegas.

“Kalau sebelumnya BBM oplosan diduga hanya dijual di pedagang pengecer saja, tetapi kali ini BBM oplosan juga dijual sejumlah SPBU di Kabupaten Pesawaran. Pasalnya ketika saya melakukan pengisian BBM di SPBU Tamansari, mobil saya mengalami panas mesin dan mesin jadi macet,” jelasnya.

Beberapa hari kemudian dia mencoba melakukan pengisian BBM di SPBU Gedongtataan, berharap di situ kendaraannya akan lebih normal, ternyata setelah melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut, mobilnya macet total dan justru jadi mati mendadak lalu
ketika dibawa ke bengkel, RN terkejut karena mobilnya mati akibat banyak campuran cairan mirip air yang tak larut di beberapa bagian mesin sehingga mengalami kerusakan.

“Waktu mobil saya macet, kemudian kendaraan tersebut saya bawa ke bengkel, lantas montir menemukan banyak cairan semacam air yang ada di tengki mobil saya, sehingga mengakibatkan kerusakan pada pompa bensin,”Papar RN.

Sementara itu, Faisal Udin, anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, berjanji akan segera berkordinasi dengan sejumlah unsur Pimpinan DPRD.

“Saya akan berkordinasi terlebih dahulu dengan unsur pimpinan Dewan lainnya, secepatnya insya Allah akan kita tindak lanjuti,”singkat Faisal.(Rls)