Yusran Amirullah Merasa Kehilangan Meninggalnya Didi Kempot

Lampung Timur – Pelantun lagu campur sari Didi Kempot meninggal dunia akibat serangan jantung di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Selasa (4/5) lalu sekitar pukul 07.45 WIB.

Jenazahnya dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.

Kepergian adik kandung pelawak kondang almarhum Mamik Prakoso telah meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, teman, sahabat dan para penggemar di Tanah Air dan manca negara.

Salah seorang sahabat almarhum Didi Kempot dengan nama  asli Dionisius Prasetyo di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung adalah Yusran Amirullah.

Yusran Amirullah merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Lampung Timur, juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Lampung Timur.

Yusran Amirullah pernah mencalonkan diri pada Pilkada Lampung Timur lima tahun lalu dan berencana mencalonkan diri kembali pada Pilkada 2020.

Yusran Amirullah dihubungi di Lampung Timur, Kamis (7/5) mengaku berteman dengan almarhum Didi Kempot sudah delapan tahun, kerap bertemu dan saling mengunjungi antarkedua keluarga.

Hubungan antar kedua keluarga sangat dekat.

 Menurut Yusran Amirullah, kedekatannya dengan Didi Kempot, bukan karena dia sebagai sosok penyanyi yang kondang tapi dekat sebagai keluarga, sehingga mendengar kabar sahabatnya itu meninggal dunia, Yusran mengaku sangat kehilangan.

 “Jadi kedekatan saya bukan karena dia terkenal tapi kedekatan karena keluarga, jadi sangat kehilangan dengan meninggalnya beliau, dia sahabat saya,” ujar dia.

 Yusran mengaku, senang mendengar lagu-lagu Jawa. Lagu Campur Sari Didi Kempot yang paling dia suka, yakni Sewu Kuto.

“Yang paling saya suka Sewu Kuto,” ujarnya.

 Yusran mengungkapkan, pada pencalonannya sebagai calon bupati Tahun, 2015, Didi Kempot kerap kampanye bareng dan menyanyi menghibur masyarakat Lampung Timur.

Dia menyebutkan, sempat membuat sebuah video klip bersama, judulnya Untung Ada Kanjeng.

 “Video klipnya ada, di youtube sudah ada yang judulnya Untung Ada Kanjeng,” ungkap dia.

 Satu minggu sebelum Didi Kempot meninggal dunia, Yusran mengaku sudah janjian mau bertemu lagi untuk bertemu namun Tuhan berkehendak lain, sehingga urung dilaksanakan.

Sang maestro campur sari telah berpulang, namun karya-karya mu akan selalu diingat keluarga, teman, sahabat, penggemar dan pecinta musik Indonesia.

 Selamat jalan, The Godfather of Broken Heart.

Semoga husnul khotimah, aamiin. (Ant)

Share